Let me introduce my self
Saya sudah lama ingin menulis. Selama ini hanya menulis isi kepala saya di lembaran kertas. Inshaallah, smga istiqomah berbagi disini. saya senang berbagi. tipe orang yang lebih suka menyampaikan dari pada memendam sesuatu, itu karakter saya.
Assalamu'alaikum...
sebenarnya penting ga penting juga sih ngenalin diri. Entahlah, peduli apa. bagi saya, tulisan kita sebenarnya bisa menunjukan siapa dan bagaimana kita. Hanya saja, tidak semua orang bisa menerka bagaimana kepbribadian seseorang lewat tulisan. Bagaimana ia, dari lingkungan mana dia berasal. untuk itu sebelum siapa saja membaca tulisan saya mungkin akan lebih baik tahu dulu bagaimana saya.
Saya seorang wanita sederhana, lulusan sebuah Universitas Negeri di Indonesia. Tepatnya di Universitas Brawijaya, Malang. Sebelumnya saya sudah mengenalkan diri disini, namun sebagai seorang mahawasiswa tingkat akhir, beda dengan hari ini. Situs Blog ini sudah lama saya biarkan, tidak saya "akrabi' lagi karena ketidak fokusan saya untuk menulis. Saya bukan seorang motivator, Ya Tuhan, jelas tidak. dan amat jauh dari itu. hanya beberapa kali, kata-kata gombal namun jujur dari hati, sering saya bagikan di Instagram Story. dengan topik yang berbeda-beda, utamanya masalah muda mudi dalam perspektif agama yang saya anut. saya mencoba mengkaitkan dengan pandangan saya, terhadap apa yang saya lihat dan saya alami sendiri. Tujuannya memang untuk menyentuh hati beberapa orang, sebagai pengingat bagi saya saat saya lupa akan apa yang pernah saya ucap atau saya pelajari. Beberapa teman di Instagram mengirimi saya sebuah DM bahwa mereka larut dalam pada setiap tulisan saya di Instagram. Tidak, saya tidak merasa bangga, saya hanya berfikir bahwa dari respon positif tersebut berarti saya berkesempatan untuk belajar mengembangkan hobi menulis saya. Itulah mengapa dari tahun 2017, dan mulai dari hari ini, Senin 11 Maret 2019 saya memutuskan untuk menjadi seorang pelajar setingkat SD dalam hal tulis menulis. Harapan saya ada dari pembaca tulisan saya yang melakukan aktivitas berfikir dan Take Action dalam hidupnya, menjadi seorang yang berguna, bahkan bagi dirinya sendiri. Saya tidak akan berhenti. Saya akan fokuskan diri untuk belajar, lagi. Demikian Kata Pengantar saya.. semoga kamu senang membaca tulisan seorang pelajar setingkat SD ini.
Bismillah
Saya dibesarkan di sebuah desa di bawah kaki gunung Talang, Selayo Tanang, Bukit Sileh Kabupaten Solok. Ah apalah saya yang hanya anak kabupaten. haha. benar saja, saya bukan seorang yang berasal dari kota, hanya seorang gadis desa yang tumbuh di daerah dingin pegunungan. Saya adalah anak dari 2 orang guru SMP saya, ibuk Radina yang merupakan guru kesenian saya dan ibu saya juga ternyata. Ya begitu, saya juga heran ketika pertama kali masuk kelas kesenian di kelas 7 SMP ketika itu, pas saya masuk. lah, mama ngapain sekolah lagi?ini sekolah buat anak remaja puber ma. Mama kan udah lebih baligh. seeettt, Mama kemudian membuka tas yang berisikan spidol, dan buku absen, kemudian mulai memanggil nama2 siswa. saat itu sy sdar, oh trnyata mama saya guru saya toh. oke!!!1 tahun di ajar di dalam kelas, saya berhasil membuat malu mama. Karna yg cowok lebih jago jahit dr pada saya. Parahnya, tugas merajut saya serahkan k teman cowok. di usir dari kelas karna ga bawa alat2 kesenian juga pernah, parahnya di cubit ibuk dan d tertawakan teman2 juga pernah. Kelas mama beda dengan kelas papa. Saya sangat bersemangat belajar bahasa inggris dan alhamdulillahnya selalu fokus pada saat jam pelajaran beliau. Bahasa inggris memang pelajaran favorit saya dari dulu.
Saya adalah bungsu dari 3 bersaudara. dan saat ini hanya saya yang masih menikmati waktu jomblo saya. saya belum menikah. Entahlah pada dua hari kemudian. Saya mempunyai satu orang Uni (kakak perempuan di Sumatera Barat) dan satu orang uda (kakak laki-laki) dalam keluarga kami. ya, saya adalah seorang gadis minang dimana satu-satunya suklu di Indonesia yang memakai sistem Matrealineal. Sistem Matrilineal diartikan sebagai susunan kekerabatan garis keturunan ditentukan berdasarkan garis Ibu (Ensiklopedia Indonesia, 1984:2173).
Entah sebagai seorang berdarah Minang yang terkenal merantau atau memang diri ini mempunyai keinginan untuk tidak sekedar "betah" di kampung halaman, saya memutuskan untuk bercerita banyak hal sebagai seorang pelajar perantau. Dari sini semua akan saya tulis. tentang Puisi, Pemikiran terhadap suatu hal. Dan sebuah motivasi dari beberapa orang terdekat untuk membuat sebuah Novel, saya akan mulai belajar lagi.
Saya adalah bungsu dari 3 bersaudara. dan saat ini hanya saya yang masih menikmati waktu jomblo saya. saya belum menikah. Entahlah pada dua hari kemudian. Saya mempunyai satu orang Uni (kakak perempuan di Sumatera Barat) dan satu orang uda (kakak laki-laki) dalam keluarga kami. ya, saya adalah seorang gadis minang dimana satu-satunya suklu di Indonesia yang memakai sistem Matrealineal. Sistem Matrilineal diartikan sebagai susunan kekerabatan garis keturunan ditentukan berdasarkan garis Ibu (Ensiklopedia Indonesia, 1984:2173).
Entah sebagai seorang berdarah Minang yang terkenal merantau atau memang diri ini mempunyai keinginan untuk tidak sekedar "betah" di kampung halaman, saya memutuskan untuk bercerita banyak hal sebagai seorang pelajar perantau. Dari sini semua akan saya tulis. tentang Puisi, Pemikiran terhadap suatu hal. Dan sebuah motivasi dari beberapa orang terdekat untuk membuat sebuah Novel, saya akan mulai belajar lagi.

Semangat tiuk, semoga istiqomah. Ditunggu tulisan2 berikutnyo 😉
BalasHapusIyo wel, ko iseng se wktu t. Alum slsai lai, ah tulisanmu jauah lbh ku kagumi wel. Hihi
BalasHapusIyo wel, ko iseng se wktu t. Alum slsai lai, ah tulisanmu jauah lbh ku kagumi wel. Hihi
BalasHapus